
Kadang-kadang aku menyesal dengan apa yang ku pilih. Aku sudah terlambat bila ingin kembali lagi ke semula. Aku sudah terjebak ke dalam jurang ini. Bagaimana caranya aku kembali? Melupakan semua ini?
Aku sudah terlanjur mencintai duniaku ini. Tapi setengah hati ini berkata tidak. Aku selalu berpikir mengapa aku bisa masuk ke dunia ini? Aku selalu iri bila melihat mereka. Hati ini menangis. Memang tak terlihat, tapi bisa ku rasakan.
Harapan-harapan yang dulu dijanjikan sepertinya akan musnah ditelan waktu. Aku tidak sebaik mereka. Aku selalu berada jauh dari mereka. Aku tidak pantas bergaul dengan mereka ataupun semua orang yang sederajat dengannya. Aku malu… yah, malu
Tapi ada beberapa orang yang mendorongku untuk maju. Tidak boleh patah semangat untuk mencapai apa yang diinginkan. Pada saat seperti ini hatiku kembali seperti mendapat sebuah harapan. Aku berjuang mati-matian untuk mengejar mereka. Tapi rasanya semua itu sia-sia. Aku tetap saja seperti dulu, saat pertama kali masuk didunia ini. “BODOH”
Dengan semua hal itu aku jadi semakin bingung. Aku berhenti disini saja atau terus berjalan? Hatiku kembali menangis memikirkan semua itu. Cukup sudah hati ini disakiti. Aku tidak akan meneruskan duniaku ini. Bila kuteruskan mungkin hanya beberapa langkah ke depan…. lalu berhenti dan melihat mereka sukses. Ya, dari dulu memang mereka yang selalu dibanggakan. Aku hanya jadi produk gagal yang memebebaninya. Cukup sudah… terima kasih karena kau semua sudah memperkenalkan aku dengan dunia yang sangat menyenangkan ini. Tapi aku harus berhenti disini… teruslah berjalan, kawan… raihlah semua tujuan yang ingin kau raih.. aku hanya bisa mendoakan…. Terima kasih… terima kasih…..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar